Blog Tentang Informasi Tutorial Desain Web Dan Info Terkini

KEWIRAUSAHAAN


BAB 2

Meningkatkan produktivitas usaha melalui motivasi

• Produktivitas = Productivity
• Productivity = Product + Activity
artinya, kegiatan/aktifitas yang menghasilkan sesuatu/produk yang bisa berupa barang maupun jasa. 

Unsur-unsur Produktivitas 
 Efisiensi = ukuran dalam membandingkan input yang direncanakan dengan penggunaan yang sebenarnya dilaksanakan 
 Efektifitas = ukuran yang memberikan gambaran seberapa jauh target dapat tercapai baik secara kualitas ataupun waktu 
 Kualitas = seberapa jauh persyaratan, spesifikasi dan harapan konsumen yang telah dipenuhi 


Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas
Soedarmayanti (2001)
• Sikap mental 
• Pendidikan 
• Keterampilan 
• Manajemen 
• Upah/penghasilan 
• Lingkungan kerja 
• Teknologi 


Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas
• Sikap mental
Sesuatu yang menyangkut sifat SDM yang dihubungkan dengan moral dan semangat kerja. Di dalamnya termasuk motivasi, disiplin dan etika kerja 
• Pendidikan 
Umumnya pendidikan lebih tinggi memiliki wawasan yang lebih luas tentang produktivitas dan dapat memicu dirinya untuk produktif 



• Keterampilan 
SDM yang terampil (cakap dan berpengalaman) mampu menggunakan fasilitas kerja dengan baik.
• Manajemen 
Manajemen yang tepat akan membuat sistem menjadi produktif 


• Upah/penghasilan 
SDM akan berkonsentrasi kerja demi mendapatkan upah yang tinggi 
• Lingkungan kerja 
Lingkungan kerja yang kondusif menciptakan semangat kerja yang tinggi 

• Teknologi 
Tepat waktu produksi, kualitas dan kuantitas produk, memperkecil defect product


Motivasi
• Handoko (2003), “keadaan pribadi seseorang yang mendorong/menjadi sebab seseorang melakukan sesuatu perbuatan/kegiatan tertentu guna mencapai tujuan”
• Chung and Megginson (2002), “Tingkat usaha yang dilakukan oleh seseorang yang mengejar suatu tujuan dan berkaitan dengan kepuasan kerja dan perfoman pekerjaan” 


Teori maslow
Bila satu tingkat kebutuhan sudah terpenuhi, 
maka akan muncul tingkat kebutuhan yang lebih tinggi 


Teori Motivasi Hawthorne
Hubungan manusiawi antara atasan ke bawahan atau antar karyawan lebih memotivasi karyawan daripada variabel upah, jam kerja atau periode istirahat 
 faktor human relation 


Teori X dan Y (Mc Gregor)
Teori X
• Mengasumsikan bahwa karyawan lebih suka dipimpin, tidak punya tanggung jawab dan ingin aman saja. Ia dimotivasi oleh uang, keuntungan dan ancaman hukuman.
 Atasan menganut sistem pengawasan dan disiplin yang ketat (termasuk hukuman) terhadap para pekerja.


Teori X dan Y (Mc Gregor)
Teori Y
• Mengasumsikan bahwa karyawan ingin merasa penting dan berguna. 
 Imbalan non finansial lebih penting daripada finansial 


Teori Pola A dan B
• Teori pola A
Beranggapan bahwa setiap orang atau individu tidak punya perasaan, tidak terbuka, suka menolak eksperimen dan tidak mau menolong orang lain (selfish)


• Teori pola B
Beranggapan bahwa setiap orang memiliki perasaan, ada tenggang rasa, bersifat terbuka, mau melakukan eksperimen dan mau menolong orang lain.
 Berpositif thinking dan dapat diajak bekerjasama dalam tim 


Teori Hygiene (Herzberg)

Ada 2 kategori berlainan yg mempengaruhi perilaku:
• Bila orang merasa tidak puas dgn pekerjaan-nya, maka mereka akan memperhatikan lingkungan sekitar tempat bekerjanya à faktor hygiene
• Bila orang merasa senang dengan pekerjaannya, maka ia akan memperhatikan pekerjaannya à motivator. 
Teori Ekspektasi (Vroom)
• Asumsi:
1. Manusia biasanya meletakkan nilai kepada sesuatu yang diharapkan dari hasil karyanya.
2. Keyakinan bahwa yang dikerjakannya itu akan memberikan sumbangan terhadap tercapainya tujuan yang diharapkan. 
• Motif seseorang untuk melakukan pekerjaan adalah fungsi nilai dan kegunaan dari setiap hasil yang mungkin dapat dicapai/ekspektasi dengan persepsi kegunaan suatu perbuatan dalam usaha tercapainya hasil-hasil tersebut. 

• Faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya motivasi ekspektasi:
1. Ekspektasi = tingkat keberhasilan 
2. Instrument = penilaian terhadap keberhasilan dalam tugas 
3. Valensi = respon terhadap outcome (positif,netral atau negatif) 

Teori Prestasi (Mc Clelland)
• 3 hal kebutuhan manusia:
1. Kebutuhan akan prestasi 
2. Kebutuhan akan hubungan sosial 
3. Dorongan untuk mengatur 


• Ciri-ciri SDM yang berorientasi prestasi:
1. Tidak takuat risiko, suka tantangan dan bertanggung jawab 
2. Keinginan kuat dan optimis 
3. Punya rencana jangka panjang 
4. Kemampuan organisasional yang baik 


Teori Z (Wil.Ouchi)
Ciri-ciri:
1. Mengasumsikan rasa aman (dalam arti khusus) punya arti penting. Contoh: masa kerja pekerja di Jepang seumur hidup 
2. Hubungan kepercayaan antara pemimpin dan yang dipimpin à perlu komitmen 


3. Pengambilan keputusan dilakukan dengan cara konsensus/terbuka. Walaupun memakan waktu lama namun tingat keberhasilan implementasi hasil keputusan yang didapat akan lebih tinggi karena mendapat dukungan dari mayoritas pekerja. 




BAB 3

Eksploitasi Imajinasi & Intuisi Untuk Kemajuan Usaha Serta Jalan Menuju Wirausaha Sukses 

 Imajinasi adalah proses kreatif otak manusia untuk menciptakan gambaran mental, membuat angan–angan atau khayalan tanpa batas 
 Imajinasi adalah sebuah kerja akal dalam mengembangkan suatu pemikiran yang lebih luas dari apa yang pernah dilihat, dengar, dan rasakan. 


 Intuisi adalah istilah untuk kemampuan memahami sesuatu tanpa melalui penalaran rasional dan intelektualitas. 
 Riset dari New Jersey Institute of Technology : 80% CEO yang mampu menghasilkan profit 2x lipat menggunakan kemampuan intuitif 


11 Kondisi-kondisi Yang Mendorong
Proses Bawah Sadar

 Sikap ragu-ragu 
Jika anda ragu-ragu tentang sesuatu hal yang sedang anda pikirkan, maka pikiran bawah sadar anda akan membantu menciptakan gagasan pemecahan. 
 Sikap berani 
Kesalahan adalah hal biasa dan kegagalan tidak bisa diramalkan 
 Bermacam-macam pengalaman, memori dan ketertarikan 

 Persiapan yang sempurna dan sungguh-sungguh 
Jika anda membuat persiapan secara sungguh-sungguh dan merenungkan masalahnya secar jelas, maka pikiran bawah sadar anda akan membantu mengeluarkan gagasan yang bermanfaat. 
 Menyerah sementara 
Menyerah untuk sementara dapat memberikan gagasan baru dalam pemecahan masalah 
 Istirahat/santai 
Mendapatkan inspirasi di pagi/malam hari. Bahkan ada yang harus tidur untuk mendapatkan inspirasi tsb 
 Menulis 
seseorang dapat menemukan gagasannya dengan menulis 
 Bertukar pikiran 
 Bebas dari kebingungan 
banyaknya gangguan tidak dapat memunculkan intuisi 
 Batas waktu 
semakin mendekati deadline pikiran bawah sadar akan bekerja semakin giat 
 Tekanan 
Keterlibatan kita pada suatu masalah yang sangat mendalam dan ditambah dengan rasa ingin tahu yang sangat besar akan sangat mendorong pikiran bawah sadar kita. 



Jalan Menuju Wirausaha Sukses
 Mau bekerja keras : disiplin 
 Bekerjasama dengan orang lain : mudah bergaul, disenangi banyak orang 
 Penampilan (attitude) baik : jujur 
 Yakin : percaya diri, tidak ragu-ragu 
 Pandai membuat keputusan : 
 Pendidikan 
 Ambisi 
 Pintar berkomunikasi 


 Kerja keras merupakan modal dasar untuk keberhasilan seseorang 
 Sifat disiplin dibutuhkan sebagai salah satu faktor komitmen seorang wirausaha dalam menjalankan usahanya.


Bekerjasama dengan orang lain
 Perluar networking
 Perbanyaklah teman dengan orang–orang dibawah ataupun dengan orang–orang diatas
kita. 
 Seorang wirausahawan yang mudah bergaul, disenangi oleh masyarakat, sehingga
memudahkannya bekerja sama dalam mencapai keberhasilan. 


 Pribadi yang baik dan jujur (good attitude) akan disenangi orang di mana–mana dan akan sukses bekerjasama dengan siapa saja 
 Kita harus memiliki keyakinan diri atas kemampuan yang kita miliki bahwa kita akan sukses melakukan suatu usaha,
jangan ragu dan bimbang. 
 Self confidence ini diimplentasikan dalam tindakan sehari–hari: tekun, sabar, tidak ragu–ragu 


8 Karakteristik Wirausaha Yang Sukses
 Kemampuan untuk mengembangkan fokus yang jelas 
Buat usaha Anda berbeda dari para pesaing. Kembangkan sebuah visi dan laksanakan, jangan beralih dari satu ide ke ide yang lain. 
 Harapan yang ralistis 
jangan membuat harapan yang muluk-muluk. Misal: usaha menjual pulsa dapat mendapat keuntungan Rp 100 juta dalam 7 hari. Realistis artinya bisa dicapai dengan membuat target yang jelas. 
 Kemauan untuk membuat rencana 
Para pengusaha paling sukses adalah orang-orang yang memiliki tujuan dan rencana yang jelas untuk meraihnya. Mereka mempelajari pasar, persaingan, dan mekanismenya, serta bersedia mempelajari sungguh-sungguh semua kendala yang mungkin akan dihadapi 
 Fleksibilitas dan adaptabilitas 
Selain membutuhkan rencana dan fokus yang jelas, diperlukan juga fleksibilitas/mudah beradaptasi dalam menanggapi perubahan situasi. Buat Plan A dan Plan B
 Kemampuan untuk mengatasi kekhawatiran karena harus menjual 
Semua pengusaha adalah penjual. Anda tidak boleh takut berhadapan dengan konsumen, bisa memotivasi pegawai, dan menjalin hubungan baik dengan pemasok. 
 Bersedia bekerja keras 
Berkomitmen untuk bersedia bekerja 7 hari dalam seminggu/bekerja keras sepanjang waktu 
 Tujuan pribadi yang jelas 
Anda harus fokus pada apa yang benar-benar penting bagi Anda dan apa yang dapat Anda capai (ada target jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang)
 Pengalaman 
Anda harus punya pengalaman dalam bidang terkait atau pengalaman dalam menerapkan kemampuan yang Anda miliki sebagai manajer (POAC), sebelum mengawali suatu usaha. 



BAB 4

Memulai usaha dari hobi &
Kegiatan dasar wirausaha

Berangkatlah dari hobi
Mulailah dari apa yang anda sukai, Kenapa?: 
 Anda merasa nyaman dengan apa yang anda kerjakan 
 Anda mengerti seluk beluk usaha anda 
 Anda senang menjalani usaha tersebut 
 Tidak perlu belajar lagi 
++ hobi == penghasilan tambahan 


 Tekuni hobi anda dan isi waktu luang dengan belajar seluk beluknya 
 Cari peluang hobi anda yang bisa dimanfaatkan 
 Aktif dalam komunitas hobi yang anda geluti 
 Promosikan hobi dan usaha anda 
 Bila sudah sukses, tulis pengetahuan dan pengalaman anda dalam sebuah buku 


Bergabung dengan komunitas
 Komunitas yang baik:
 Komunitas yang anggotanya terus bertambah 
 Banyak kegiatan dalam komunitas tsb 
 Memiliki kekuatan hukum 
 Pengurus terstruktur dan memiliki visi misi ke depan 


Mengapa harus bergabung dengan komunitas?
 Memudahkan anda dalam mendapatkan informasi terbaru 
 Mendapat calon-calon pelanggan 
 Promosi gratis
 Mampu memberikan rekomendasi untuk pihak ketiga (calon rekan bisnis) 


Tips membuka usaha di rumah
 Jalin hubungan baik dgn tetangga/aparat setempat 
 Sediakan ruang dan tenaga khusus usaha 
 Miliki telpon dan fax khusus usaha 


Profesi & seni penjual
 Seorang penjual profesional harus memiliki dedikasi tinggi untuk melayani kebutuhan dan mengatasi masalah yang dihadapi oleh pembeli 
 Keberhasilan seseorang tsb tidak ditentukan oleh bakat saja, tetapi juga oleh segala daya upaya pikiran yang mendorong ke arah keberhasilan.


Objek ilmu menjual
Obyek penjualan:
 Diri penjual 
à Seorang penjual sebelum melakukan penjualan hrs mengetahui keadaan dirinya 
 Barang yang akan dijual 
à Penjual perlu mengetahui keadaan, sifat dan guna dari barang yang akan dijual 
 Keadaan pembeli atau langganan 

Cara untuk memperoleh perhatian pembeli
 “Kesan pertama” sebagai pembuka jalan transaksi 
 Mengusahakan supaya perhatian pembeli tidak bersifat sementara 
Penjual harus dapat membangkitkan rasa melihat dan mendengarkan. 
Lebih efektif apabila mendemonstrasikan barang yang akan dijual.

 Memberikan motivasi dengan memberikan keterangan atau penjelasan yang bersifat sugesti tentang:
- Manfaat atau daya guna yang ada pada barang tersebut.
- Meyakinkan bahwa kualitas barang baik dan harga bersaing 


Sifat-sifat penjual yang disenangi paembeli

 Jujur dalam informasi 
 Pengetahuan yang baik tentang barang 
 Tahu kebutuhan konsumen 
 Pribadi yang menarik.


Mengatasi keberatan pembeli
 Penjual harus mengetahui lebih dulu, berupa apa saja keberatan yang diajukan 
 Dengarkan baik-baik segala keberatan yang diajukan dan jangan memotong pembicaraan calon pembeli 
 Ulangi kebaratan yang dikemukakan calon pembeli scr pelan-pelan tetapi yakin bahwa segala keberatan itu dapat diatasi.


Mengapa ada penjual yang gagal
1. Kurang inisiatif 
2. Tidak membuat rencana dan organisasi yang kurang baik 
3. Tidak memiliki pengetahuan tentang barang produksi 
4. Kurang sungguh-sungguh 
5. Penjual tidak berorientasi pada langganan 
6. Kurangnya latihan yang memadai 
7. Kurang luwes dalam mengikuti keinginan pembeli 
8. Tidak mempunyai pengetahuan pasar 
9. Kurang memiliki pengetahuan perusahaan 
10. Karir penjual kurang menguntungkan 
11. Tidak memiliki pengalaman penjual 
12. Kurang disiplin 
13. Kurang menaruh perhatian pada perkembangan/masa depan dengan pribadinya 
14. Bekerja tidak dengan penuh perhatian 
15. Kegagalan dalam mengikuti instruksi 
16. Kurang percaya pada diri sendiri 
17. Tak cakap dalam mengarahkan dan membimbing pembeli ke arah pembelian 
18. Tak pandai berbicara 
19. Kurang daya imajinasi 
20. Banyak terpengaruh tentang persoalan pribadi 
21. Kesukaran dalam mengadakan komunikasi 
22. Kurang bijaksana 
23. Sikap tidak menyakinkan 
24. Kegagalan mengatasi keberatan yang diajukan pembeli 
25. Kurang sopan dan kurang ramah 
26. Suka berjudi dan minuman keras 
27. Banyak melamun 
28. Sering terganggu kesehatan dan selalu mengeluh.



BAB 5 
Perdagangan besar
 Perdagangan besar adalah segala aktivitas marketing yang menggerakkan barang-barang dari produsen ke pedagang eceran atau ke lembaga-lembaga marketing lainnya.
 Contoh : perusahaan mobil 

Perdagangan eceran
 Suatu kegiatan menjual barang dan jasa kepada konsumen akhir 
 Perdagangan eceran adalah mata rantai terakhir dalam penyaluran barang dari produsen sampai kepada konsumen.
 Pedagang eceran :
 Besar : Makro, Careffour 
 Kecil : toko, kios, asongan 


Keuntungan perdagangan eceran kecil:
 Modal yang diperlukan kecil 
 Pedagang-pedagang eceran kecil menganggap bahwa pendapatannya dari usaha merupakan pendapatan tambahan atau kadang-kadang hanya iseng atau mengisi waktu luang terutama pada daerah musiman 
 Tempat biasanya paling strategis 
 Hubungan antara pedagang eceran kecil dan konsumen adalah kuat.


Faktor-faktor yang mendorong majunya toko eceran:
 Lokasi/tempat toko eceran 
 Kelengkapan barang 
 Ketepatan harga 
 Suasana toko (store atmosphere) 
Faktor-faktor Kelemahan:
 Keahlian kurang 
 Adiministrasi dalam arti pembukuan tidak diperhatikan, sehingga kadang-kadang habis dimakan 



Franchising

 Adalah pemberian izin penggunaan nama, proses, metode, atau merek, perusahaan induk membantu penerima franchise dalam operasi dan atau pasok bahan mentah 


Franchise ≠ MLM
 Franchise :
 Merekrut anggota jaringan 
 Tidak menjual secara multi level marketing
 Ada peraturannya ( PP. No.42 th 2007 tentang franchise / waralaba )
 Modal lebih besar dari MLM
 Hak usaha (franchisee diakui sebagai pemilik usaha)
 MLM :
 Merekrut anggota jaringan 
 Tidak ada peraturan pemerintah yang mengatur tentang MLM
 Modal kecil 
 Hak agen (anggota MLM tidak memiliki usaha MLM)


 Orang yang memberikan franchising disebut franchisor, sedangkan orang yang menerima franchising disebut franchisee.
 Untuk pelaksanaan franchising dibuat semacam kontrak antara franchisor & franchisee. Kontrak franchising ini disebut license agreement atau franchise contract


Apa saja yang dapat dijadikan franchising?
1. Barang atau jasa yang telah mempunyai pasaran luas dan citra unggul 
2. Formula paten atau desain tertentu 
3. Nama dagang atau merek dagang 
4. Konsultan manajemen keuangan atau pengawasan 


Keuntungan Franchising 
1. Produk yang ditawarkan telah memasuki pasaran yang luas dan diterima oleh umum 
2. Franchising tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk memperkenalkan kredibilitas perusahaan induknya 
3. Keahlian manajemen karena pengalaman sudah lama dari franchisor dia dapat memberikan bantuan manajemen kepada franchisee
4. Kelengkapan modal
5. Pengetahuan tentang pasar 
6. Pengawasan.


Kelemahan franchise
 Biaya cukup mahal 
 Kurang mandiri à karena bergantung pada pemilik franchise
 Bila salah satu franchisee merugikan konsumen, maka bisnis franchisee lain ikut terkena dampaknya 
 Tidak bisa melakukan inovasi, pengembangan maupun perluasan produk 


Macam-macam peluang usaha
 Programmer : membangun/mengembangkan software
 Networking /jaringan : membangun jaringan utk perusahaan 
 System analyst : membuat desain software
 IT support : memperbaiki komputer, install software
 Software engineer : melakukan tugas programmer&SA 
 Database administrator : merancang & membangun Database
 Software architect : membuat standar pengembangan software yang akan digunakan oleh tim programmer
 Consultan IT : men-training pengguna software
 User interface designer : mendesain user interface agar user friendly
 Web master : membuat website 


Contoh
1. Programmer membuat software / aplikasi gratis (ex: software akuntansi untuk UKM, dll)
2. Buat blog untuk menginformasikan aplikasi tsb 
3. Update software /aplikasi (dilakukan atas saran/kritik dari pengguna aplikasi gratis tsb)
4. Berkomunikasi dgn calon konsumen (pengguna aplikasi gratis anda) à pasang ID YM, no. HP, FB, Twitter atau pin BB.
5. Buat tutorial software/aplikasi scra sederhana 
6. Support berbayar à membuat pelatihan di kantor konsumen, memandu penggunaan software secara online
Semakin banyak program digunakan oleh orang lain semakin banyak juga orang lain membutuhkan suport 


Analisa kebutuhan pasar
 Anda memiliki konsep, namun sebelum memulai konsep, anda harus tahu apakah konsep anda memenuhi kebutuhan pasar.
 Contoh:
 Usaha yg ingin anda buat adalah jasa laundry
 Target usaha laundry à pegawai &mahasiswa 
 Buka usaha laundry di dekat kost/kontrakan (yang elite). 


Analisa kebutuhan materi
 Jika konsep usaha anda sudah tepat dengan kebutuhan pasar, apakah materi dari usaha anda dapat diperoleh dengan mudah, mencakup bahan baku, lokasi, harga, dll 
 Contoh:
 usaha furniture
 Bahan baku kayu tertentu semakin mahal à akibat banyak hutan gundul 
 Apakah bahan baku mudah anda temui di daerah usaha anda dan jarak antara bahan baku dgn usaha perlu dipertimbangkan. 


Analisa keberlanjutan usaha
 Untuk ke depan, apakah usaha tersebut nantinya berjalan lancar/perlu suatu inovasi?
 Contoh:
 Usaha pengisian pulsa 
 Banyak pengelola bisnis pulsa à pesaing bertambah 
 Mulai ada inovasi dari Alfamart & Indomaret (ex: beli pulsa T-sel 100rb berhadiah 1 liter teh botol Sosro)
 SMS banking yang lebih mobile
 Di masa depan, Apakah bisnis isi pulsa eceran masih diminati oleh pebisnis? 


Analisa persaingan usaha
 Menentukan harga jual 
 Fasilitas pelayanan 
 Menambahkan inovasi pada bisnis anda 
Contoh:
 Usaha pengisian pulsa/konter pulsa sangat banyak 
 Bagaimana bila anda ingin membuat usaha pengisian pulsa agar ramai pelanggan?


BAB 6

Etika
 Etika adalah tata cara berhubungan dgn manusia lainnya,karena masing-masing masyarakat beragam adat dan budaya.
 Suatu komitmen untuk melakukan apa yang benar dan menghindari yang salah 
 Etika bisnis = komitmen pengusaha dalam melakukan bisnisnya sesuai norma dan hukum yang berlaku 


 Etika bisnis adalah suatu kode etik perilaku pengusaha berdasarkan nilai-nilai moral dam norma yang dijadikan tuntutan dalam berusaha 
 Etika bisnis sangat penting untuk mempertahankan loyalitas stakeholder dalam membuat keputusan-keputusan perusahaan dan dalam memecahkan persoalan perusahaan.


Menurut Zimmerer, ada 10 kelompok stakeholder yang mempengaruhi keputusankeputusan bisnis:
 Para pengusaha & mitra usaha 
 Petani & perusahaan pemasok bahan baku 
 Organisasi pekerja yang mewakili pekerja 
 Pemerintah yang mengatur kelancaran aktivitas usaha 
 Bank penyandang dana perusahaan 
 Investor penanam modal
 Masyarakat umum yang dilayani 
 Pelanggan yang membeli produk 


Cara-cara mempertahankan standar etika
 Ciptakan kepercayaan perusahaan 
 Kembangkan kode etik 
 Jalankan kode etik secara adil dan konsisten 
 Lindungi hak perorangan 
 Adakan pelatihan etika 
 Lakukan audit etika secara periodik 
 Pertahankan standar yang tinggi tentang tingkah laku, jangan hanya aturan 
 Hindari contoh etika yang tercela setiap saat. Etika diawali dari atasan 
 Ciptakan budaya yang menekankan komunikasi dua arah 
 Libatkan karyawan dalam mempertahankan standar etika.


Contoh kegiatan yg tidak beretika bisnis
 Perusahaan yang hanya mengambil sumber daya alam pada pulau tertentu namun tidak mensejahterakan penduduk di pulau tersebut 
 Membiarkan limbah/polusi mencemari lingkungan 
 Penyuapan dalam sebuah tender
 Pengeboran tambang yang menimbulkan beberapa desa tenggelam dan banyak korban jiwa 
 Menggunakan bahan baku yang membahayakan konsumen 
 Menyembunyikan produk cacat/pembohongan publik pada suatu produk 
 Menyindir kompetitor 


CV (Commanditaire Vennootschap)
 Persekutuan yang didirikan oleh 2 orang atau lebih, dan terdapat sekutu aktif dan sekutu pasif 
 Kelebihan : 
Modal terpenuhi, mudah menerima suntikan dana 
 Kelemahan : 
Tanggung jawab sekutu aktif tak terbatas, kelangsungan hidup tak menentu ( tergantung sekutu aktif) 


Firma
 Persekutuan 2 orang atau lebih yang menggunakan nama bersama dalam menjalankan usaha.
 Semua sekutu menyertakan modal (uang, benda, tenaga)
 Ada perjanjian pembagian keuntungan 
 Kelebihan :
Ada modal, keputusan diambil bersama à banyak ide untuk mengembangkan usaha 
 Kelemahan : 
Tanggung jawab tidak terbatas, dapat menimbulkan selisih paham karena pemimpin > 1 orang, bila salah seorang sekutu keluar maka firma bubar 


Perusahaan Perseorangan
 Perusahaan yang dimiliki oleh satu orang saja yang bertanggung jawab atas semua risiko 
 Kelebihan : 
Kebebasan bergerak, keuntungan mutlak, pajak rendah (hanya pajak penghasilan), minim peraturan, rahasia terjamin, keputusan cepat diambil, kontrol penuh 
 Kelemahan :
Tanggung jawab tak terbatas, modal terbatas, kelangsungan perusahaan tak terjamin (ex: pemilik meninggal/dipenjara)


PT (Perseroan Terbatas)
 Suatu badan hukum untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.
 Perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan. 
 Kelebihan:
Tanggung jawab terbatas, masa hidup abadi, mudah mendapat modal baru (mengeluarkan saham)
 Kelemahan:
Modal awal pembentukan tinggi, pembuatan lebih sulit (ada ijin khusus), rahasia kurang terjamin 


Tips memilih badan usaha
 Lihat modal Anda 
Jika modal terbatas, lebih baik memilih CV (sebagai sekutu aktif)
Jika modal besar, bisa memilih PT, meskipun mahal namun dengan PT, anda dapat membuka beberapa bidang /divisi usaha dalam satu PT
Contoh : divisi usaha PT. Astra International, Tbk yaitu otomotif, agro industri, pelayanan finansial, alat berat, dll 
 Pandangan umum 
penilaian masyarakat, PT jauh dipandang lebih bonafit. 


BAB 7

Pendekatan utama kepemimpinan
Menciptakan tatanan dan keyakinan bagi karyawan
Menghargai dan mendukung karyawan
 pemimpin lebih dulu menghargai karyawan yang bekerja untuknya
Memberi contoh pada karyawan
 perkataan seorang pemimpin dianggap palsu jika ia tidak melakukan apa yang dia katakan
Mengupayakan karyawan agar fokus pada tujuan yang menantang dan terus mengarahkan mereka untuk mencapai tujuan tersebut
 mengkomunikasikan visi misi pada karyawan

Pimpinan perusahaan merupakan unsur pokok dan sumber yang langka dalam setiap perusahaan
Agar dapat mempengaruhi kinerja orang lain, memberikan arahan yang jelas demi tercapainya tujuan.


Pendekatan utama kepemimpinan

Menciptakan tatanan dan keyakinan bagi karyawan
Menghargai dan mendukung karyawan
 pemimpin lebih dulu menghargai karyawan yang bekerja untuknya
Memberi contoh pada karyawan
 perkataan seorang pemimpin dianggap palsu jika ia tidak melakukan apa yang dia katakan
Mengupayakan karyawan agar fokus pada tujuan yang menantang dan terus mengarahkan mereka untuk mencapai tujuan tersebut
 mengkomunikasikan visi misi pada karyawan


Pendekatan utama kepemimpinan...(1)

Menyediakan sumber daya yang dibutuhkan karyawan
 memberikan fasilitas yang memadai pada karyawan dalam bekerja
Berkomunikasi dengan para karyawan
 komunikasi dua arah yang mendorong karyawan mau memberikan umpan balik. Dan pemimpin memperhatikan feedback tersebut.

Sebab-sebab munculnya pemimpin
Teori Genesis
Pemimpin tidak dibentuk, tapi sejak lahir memiliki bakat-bakat alami.
Teori Sosial
Pemimpin harus disiapkan, dididik dan dibentuk, tidak lahir begitu saja
Teori ekologis atau sintesis
Pemimpin sukses karena sejak lahir memiliki bakat kepemimpinan, dan bakat ini dikembangkan melalui pengalaman dan usaha pendidikan sesuai dengan tuntutan lingkungan


Tipe kepemimpinan

Tipe kharismatis
memiliki daya tarik yang amat besar dan pengikut yang banyak., meskipun terkadang pengikut tidak dapat menjelaskan mengapa mereka menjadi pengikut. (Sukarno, Hitler)
Tipe paternalistis & maternalistis
Terlalu melindungi bawahan, sering menganggap dirinya paling tahu, jarang memberikan kesempatan pada bawahan untuk mengambil keputusan, tidak percaya pada bawahan 


Tipe laissez faire
Pemimpin tidak memimpin dan tidak berpartisipasi. Pekerjaan dan tanggung jawab dilakukan oleh bawahan
Tipe populistis
nasionalisme tinggi  tidak mempercayai bantuan pihak asing


Tips Pengelolaan Keuangan
Pisahkan penggunaan uang pribadi dan bisnis
Buat pencatatan sesederhana mungkin agar mudah dimengerti
Prioritaskan penggunaan laba bersih
Melunasi modal awal
Bila modal awal telah lunas:
Pengembangan usaha
Cadangan dana usaha
Masuk ke rekening pribadi


Macam-macam Laporan Keuangan
Neraca : laporan yang menunjukkan posisi usaha pada periode tertentu, disajikan pula daftar aktiva, modal dan utang pemilik usaha
Laporan Laba Rugi : laporan yang berfungsi untuk memberikan informasi kinerja perusahaan dalam satu periode (bulan, triwulan, tahun)
Arus kas : menunjukkan aliran kas yang masuk dan keluar dalam satu periode


3 Jenis Modal

Modal investasi awal
Modal yang dikeluarkan di awal, biasanya digunakan unrtuk jangka panjang.
Contoh : bangunan, komputer, kendaraan
Modal kerja
Modal yang dikeluarkan untuk membeli/membuat barang dagangan anda
Contoh: usaha fotokopi  modal kerja: kertas, tinta
Modal operasional
Modal yang dikeluarkan untuk operasi bulanan
Contoh: gaji pegawai, listrik, pulsa, dll





Tag : MATA KULIAH
0 Komentar untuk "KEWIRAUSAHAAN"

INFO NEWS UPDATE

loading...
Back To Top