Blog Tentang Informasi Tutorial Desain Web Dan Info Terkini

ECOMERCE

Baba 8 Mobile
COMMERCE

Pembhasan
1. Pengertian M-Commerce
2. Terminologi M-Commerce
3. Atribut M-Commerce
4. Infrastruktur Mobile Computing


Penegertian m comrce
M-Commerce atau Mobile Commerce adalah pembelian dan penjualan jasa dan barang-barang melalui atau dengan alat wireless handheld seperti telepon selular dan Personal Digital Assistant (PDAs).

Contoh m commerce
Pembayaran tagihan melalui mobile phones (telpon, listrik, kartu kredit dll)
Pembelian kardis karcis bioskop menggunkan sms (M-tix untuk 21)
Pembelian tiket pesawat melalui mobile phones (m-ticketing)
Transfer dana melalui mobile phones (Konsep m-banking)

Terminology dan stansart m comrce
• GPS (Global Positioning System), menggunakan teknologi berbasis satelit
• PDA (Personal Digital Assistant ), Komputer Wireless Genggam
• SMS(Short Message Service)
• EMS(Enhanced Messaging Service)
• MMS(Multimedia Messaging Service)
• WAP(Wireless Application Protocol)
• Smartphone, Memungkinan berinternet, dengan aplikasi yang sudah terpasang


Atribut m commerce dan factor ekonomi
• Mobilitas : Para pemakai membawa phone-cell atau mobile-device lainnya.
• Jangkauan luas : Orang dapat dihubungi atau dituju pada setiap waktu.


Nilai tambah atribut m commerce
• Informasi lebih cepat diakses secara areal-time.
• Kenyamanan (Convenience), alat yang dapat menyimpan data dan alat yang memiliki koneksi Internet, Intranet dan Ekstranet.
• Instant Connectivity : Koneksi Cepat dan mudah ke Internet, intranet, alat mobil lainnya dan database
• Personalization : Preparation Informasi untuk individual konsumen.
• Localization Product & Service : Mengetahui dimana lokasi pemakai setiap saat dan memberikan layanan kepada pemakai


Infrasturuktur m conerce
• Hardware
• Software
• Media Transmisi
• Kebutuhan Perangkat lainnya


Perngkt kesas
• Telepon Celular ( Mobil Phone)
• PDA (Personal Digital Assistant )
• Smart Phone
• Alat-alat lainnya, seperti :
– Notebook
– IPad
– Handhelts
– Smartpads


Perangkat lunak
• Microbrowser
• Mobile Client Operating System
• Bluetooth : Teknologi Chip dan WVPN standar yang memungkinkan komunikasi data dan suara diantara alat wireless di atas frekwensi radio pendek.
• Tampilan Layar Aplikasi Mobil
• Wireless Middleware


Mediua transmisi
• Microwave
• Satellite
• Bluetoth/ Infrared
• Radio
• Teknologi Radio Cellular
• GSM
• CDMA
• TDMA


Perangkat lainnya
• Pengaturan Wireline yang Sesuai atau modem wireless WAN
• Server jaringan dengan yang mensupport Wireless
• Server database atau Aplikasi
• Server Besar aplikasi Perusahaan
• GPS locator yang digunakan untuk menentukan penempatan transport dari Mobil Computing Device


Bab 9


E-Payment

Pngertian
E-Payment suatu sistem menyediakan alat-alat untuk pembayaran jasa atau barang-barang yang dilakukan di Internet.



Dibandingkan dengan sistem pembayaran konvensional, pelanggan mengirimkan semua data terkait dengan pembayaran kepada pedagang yang dilakukan di Internet dan tidak ada interaksi eksternal lebih lanjut antara pedagang dan pelanggan.


Latar belakang
Mulai banyaknya e-payment, e-money, e-banking, dsb.
Perdagangan / perniagaan di Internet membutuhkan kecepatan dalam “transfer of money”


Saat ini, sebagian besar pembelian melalui web dilakukan dengan kartu kredit. Pembayaran ini melibatkan pemindahan dana secara elektronik.
Selain kartu kredit dan transfer dana, bentuk lain dari E-Payment yaitu smart card, digital cash, digital check, dan tagihan elektronik.

Jenis2 epay ment
Electronic banking
– Bukan uang baru
– Hanya cara untuk mengakses servis bank biasa
Stored value systems (cards)
– Uang baru
– Alternatif dari mata uang yang dikeluarkan oleh pemerintah


Contoh
E-wallet, virtual wallet, EMV electronic purse
E-cash, Digital cash, cybercash
Electronic cheque, FSTC
First Virtual
Smartcard-based e-payment


Ada beberapa pihak yang terlibat di dalam E-Payment, yaitu:
a. Issuer, biasanya berupa bank atau lembaga non banking.
b. Konsumen, pihak yang melakukan E-Payment
c. Penjual, pihak yang menerima E-Payment.
d. Regulator, biasanya pemerintah yang regulasinya mengontrol E-Payment.

Di dunia offline, pembayaran biasanya dilakukan secara face-to-face (bertatap muka), sehingga ada kepercayaan bahwa sulit untuk melakukan penipuan.
Sedangkan di dunia online, di mana antara pembeli dan penjual berada di tempat yang berbeda (tidak saling bertatap muka) sehingga masalah kepercayaan harus diperhatikan.


Dalam pengimplementasiannya, e-payment memiliki berbagai manfaat, diantaranya:
Meningkatkan efisiensi pembayaran.
Meningkatkan customer loyality.
Memberikan keamanan bertransaksi yang lebih dibandingkan cash.
Meningkatkan efektivitas dan efisiensi waktu.
Memberikan kemudahan pembayaran dan perluasan media pembayaran.


Commerce.net
www.commerce.net.id
CIPAS Internet Payment Acquiring Software
www.cipas.com



Masalh pembyaran dngn kartu kredit
Belum banyak yang memiliki kartu kredit
Belum percaya kepada keamanannya
Belum adanya proteksi terhadap penyalahgunaan atau fraud
Kesimpulan: masih perlu ada e-payment lain yang non-credit card




Kemanan
Suatu topik bahasan tersendiri
Keamanan di sisi network, host, application
Pengamanan dengan menggunakan teknologi kriptografi (enkripsi)
Public Key Cryptosystem (RSA, ECC) merupakan basis dari Public Key Infrastructure (PKI)


PKI membutuhkan Certification Authority (CA)
Umumnya pengamanan di network menggunakan SSL
Panjang kunci yang rendah mengakibatkan rentannya pengamanan



PKI
E-Payment sistem secara khas modelnya tipikalnya seperti sistem Public Key Infrastructure (PKI)
Suatu PKI ( public key infrastrukture) memungkinkan para pemakai yang pada dasarnya tidak aman didalam jaringan publik seperti Internet, maka dengan Public Key Infrastructure akan merasa aman dan secara pribadi menukar uang dan data melalui penggunaan suatu publik.
Infrastruktur kunci publik menyediakan suatu sertifikat digital yang dapat mengidentifikasi perorangan atau suatu direktori jasa dan organisasi yang dapat menyimpan dan, manakala diperlukan untuk menarik kembali sertifikat tersebut




Bab 10
Aspek Hukum
E- Commerce
Cybercrime
Cybercrime termasuk tindakan online atau internet-based illegal acts.
Pada waktu ini cybercrime menjadi salah satu dari 10 prioritas yang dicari FBI
Keamanan komputer yang biasa termasuk virus komputer, worms dan Troyan horses akses dan penggunaan dengan tidak memiliki hak (unauthorized) akses atau penggunaan pencurian perangkat keras dan lunak, pencurian informasi dan gangguan sistem


Cyberlaw
Cyber Law adalah aspek hukum yang istilahnya berasal dari Cyberspace Law, yang ruang lingkupnya meliputi setiap aspek yang berhubungan dengan orang perorangan atau subyek hukum yang menggunakan dan memanfaatkan teknologi internet yang dimulai pada saat mulai "online" dan memasuki dunia cyber atau maya.


Masalh hokum ecpmece
Keaslian Data.
Keabsahan (validity).
Kerahasiaan (confidentiality/privacy).
Keberadaan barang (availability).
Pembuktian kecakapan para pihak.
Yurisdiksi.


Pennguuna akses tanpa ijin
Jenis lain dari resiko keamanan komputer adalah penggunaan dan akses tanpa ijin.
 Unauthorized Access adalah penggunaan komputer atau jaringan tanpa ijin.
 Hacker adalah orang yang tertarik dengan dunia komputer dibidang jaringan dan pemrograman dan selalu memberikan informasi terhadap pengguna komputer lain dalam hal keamanan
 Cracker adalah seseorang yang mencoba untuk mengakses komputer atau jaringan secara ilegal.


Bidang ilmu e businens
E-business merupakan bidang multidisipliner (multidisciplinary field) yang mencakup:
– Bidang teknik: jaringan, telekomunikasi, pengamanan, penyimpanan dan pengambilan data dari multimedia
– Bidang bisnis: pemasaran (marketing), pembelian dan penjualan (procurement and purchasing), penagihan dan pembayaran (billing and payment), manajemen jaringan distribusi (supply chain management)
– Aspek hukum information privacy, hak milik intelektual (property right).


Komponen transaksi elektronik
 Ada kontrak dagang.
 Kontrak itu dilaksanakan dengan media elektronik.
 Kehadiran fisik dari para pihak tidak diperlukan.
 Kontrak itu terjadi dalam jaringan publik.
 Sistem terbuka, yaitu dengan internet atau www.
 Kontrak itu terlepas dari batas yurisdiksi nasional.


Hubungn dngn bidang hokum lainnya
Hukum kontrak.
Hukum perlindungan konsumen.
Hukum anti monopoli & persaingan curang.
Hukum pembuktian.
Hukum tentang telekomunikasi.
Hukum pajak.
Hukum perbankan.


Hokum ecommerce dngn hokum kontrak
Pembuktian perdata.
Informasi para pihak dan syarat kecakapan.
Masalah wanprestasi.
Ganti rugi
Kontrak berat sebelah dan kontrak baku.


Aspek pembuktian pidana
Adanya 4 (empat) sistem pembuktian:
1. Pembuktian berdasarkan keyakinan hukum (conviction in time)
2. Pembuktian berdasarkan undang-undang secara positif (positief wettelijke bewijstheorie)
3. Sistem pembuktian berdasarkan keyakinan hakim atas alasan yang logis (la conviction raisonnee)
4. Sistem pembuktian menurut undang-undang secara negatif (negatief wettelijke bewijstheorie)


Aspek pembuktian perdata
Secara perdata, di Indonesia suatu perselisihan akan diselesaikan di badan peradilan Indonesia (choice of forum) dan dengan hukum Indonesia.
Hukum Pembuktian Indonesia tercantum di dalam Buku IV dari Burgerlijk Wetboek (BW)
Dalam acara perdata pembuktian lebih bersifat formil. Jadi sekiranya ada alat bukti yang dipalsukan maka persidangan acara perdata akan menunggu diputuskannya kasus pidana tersebut.


Transfers secara elektronik
Perubahan dari paper based ke sistem elektronik:
– Pengiriman pesan elektronik di antara bank pengirim dengan bank penerima.
– Sistem perekaman data
– Penggunaan data, terminologi & dokumentasi pengiriman yg standar.
– Pembuatan instruksi transfer dengan komputer.
– Pengembangan sistem baru lainnya menggantikan orientasi paper based.


Pembajakan internet menggunkan ecommerce
Penggunaan hak kekayaan intelektual pihak lain yg ada dalam internet, untuk kepentingan dirinya sendiri secara melawan hukum.
Berlaku ketentuan-ketentuan di bidang HaKI.
Untuk praktek cracking & hacking dgn modus carding akan dikenai ketentuan hukum pidana sebagai tindak pidana pencurian maupun melakukan pengrusakan.


Hokum eomerce di Indonesia
Hukum e-commerce di Indonesia secara signifikan, tidak mencover aspek transaksi yang dilakukan secara on-line (internet), akan tetapi ada beberapa hukum yang bisa menjadi peganggan untuk melakukan transaksi secara on-line :
1. Undang-undang No.8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan (UU Dokumen Perusahaan) telah mulai menjangkau ke arah pembuktian data elektronik.
2. Pasal 1233 KUHP Perdata, dengan isinya sebagai berikut: “Perikatan, lahir karena suatu persetujuan atau karena undangundang”. Berarti dengan pasal ini perjajian dalam bentuk apapun diperbolehkan dalam hukum perdata Indonesia.
3. Hukum perjanjian Indonesia menganut asas kebebasan berkontrak berdasarkan pasal 1338 KUHPerdata. Asas ini memberi kebebasan kepada para pihak yang sepakat untuk membentuk suatu perjanjian untuk menentukan sendiri bentuk serta isi suatu perjanjian. Dengan demikian para pihak yang membuat perjanjian dapat mengatur sendiri hubungan hukum diantara mereka


Hokum ecommerce internasional
Terdapat beberapa peraturan-peraturan yang dapat dijadikan pedoman dalam pembuatan peraturan e-commerce , yaitu :
 UNCITRAL Model Law on Electronic Commerce.
Peraturan ini dibuat oleh Perserikatan Bangsa Bangsa atau United Nation. Peraturan ini dapat digunakan oleh bangsa-bangsa didunia ini baik yang menganut sistem kontinental atau sistem hukum anglo saxon.
 Singapore Electronic Transaction Act ( ETA)
Terdapat 5(lima) hal yang perlu digaris bawahi yaitu :
1. Tidak ada perbedaan antar data elektronik dengan dokumen tertulis.
2. Suatu data elektronik dapat menggantikan suatu dokumen tertulis
3. Penjual atau Pembeli atau pihak-pihak bisnis dapat melakukan kontrak secara elektronik.
4. Suatu data elektronik dapat menjadi alat bukti dipengadilan.
5. Jika data elektronik telah diterima oleh para pihak-pihak yang berkesepakatan, maka mereka harus bertindak sebagaimana kesepakatan yang terdapat pada data tersebut.



Isu-isu hukum dalam e-commerce mencakup:
Masalah privasi
Kekayaan intelektual
Masalah kebebasan berbicara
Masalah pajak
Perlindungan konsumen






Bab 11
Membangun Aplikasi dan Infrastrukur
E-Commerce

1. Membangun Aplikasi E-Commerce

Beberapa hal yang perlu diperhatikan perusahaan di
dalam membangun Aplikasi E-Commerce :
a. Mendaftarkan diri sbg Internet Merchant Account.
b. Web Hosting dan Domain.
c. Memperoleh sertifikat Digital dari lembaga verisgn.
d. Mencari provider yang menyediakan transaksi online.
e. Membuat / membeli software-software e-commerce.


Beberap tips didalam membangun aplikasi
e-commerce sbb berikut :
1. Gunakan Design Yang baik (enak dipandang)
2. Daftarkan website anda ke search engine (google,yahoo,dll) .
3. Buat Banner dan taruh pada website-website yg terkenal.
4.Taruhlah URL web site anda pada signature email anda
5. Promosikan web site anda .
6. Hindari Spamming (informasi yang tidak dibutuhkan)
7. Ciptakan hubungan link timbal balik dgn perusahaan
sejenis (relasi bisnis).
8. Perhitungkan segala kemungkinan website rival sejenis .



2. Membangun Infrastruktur E-Commerce
berikut infrastruktur didalam membangun aplikasi e-commerce :
a. Infrastruktur Teknologi Informasi
yaitu : internet , ekstranet, intranet.
b. Directory service
penyedia pelaku bisnis dan pengguna ( end user ) .
salah satu jenis adalah DNS ( domain Name Service )
c. Interface
Suatu sistem koneksi dan interaksi antara hadware,
software dan user .



pembangunan web
Website ayamdaging.web.id menggunakan cms
Joomla, cms yang berbasis opensource.
Versi yang digunakan adalah versi 1.5
Domain : www.pandi.or.id
Hosting : www.000webhost.com



Pertemuan ke 12


Perangkat E-Commerce
di Internet

Web server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Salah satu web server yang terkenal adalah Apache


Pemrograman yg dibutuhkan
1. Bahasa Pemrograman HTML
Hypertext Markup Language berupa kode tag yang yang diperintahkan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan.
2. Bahasa Pemrograman PHP
Banyak digunakan untuk membuat situs yang dinamis. PHP biasanya berjalan pada sistem operasi linux
3. Bahasa Pemrograman ASP
Active Server Pages, ASP merupakan salah satu produk teknologi yang disediakan oleh Microsoft. ASP bekerja pada web server yang merupakan server side scripting


Perangkat keras web server
Perangkat keras web server adalah salah satu unit komputer yang dilengkapi dengan perangkat keras pendukung lainnya. Meliputi input device, process device, output device dan backing torage.Perangkat keras yang lain adalah jaringan lokal untuk menghubungkan komputer-komputer yang akan digunakan sebagai penunjang bisnis.


10 mitos tips dan bisnis online
1. Bisnis Online Itu Murah
2. Mulai Saja dengan Domain Gratis
3. Cukup di Facebook Saja
4. Semua Bisa Dikerjakan Sendiri
5. Saya Tidak Butuh Seorang Designer
6. Gunakan Solusi Open Source Siap Pakai
7. Memilih CMS Wordpress salah satu pilihan
8. Tidak Perlu Bayar Iklan Ekstra
9. Jangan Menyebar SPAM !!!
10. Tetap Membuka Toko Nyata


kesimpulan

Menjalankan sebuah bisnis toko online memang terkesan lebih murah untuk dimulai, tetapi setelah itu juga perlu biaya tambahan dan pengetahuan lain.Walaupun total biaya yang dikeluarkan pada awalnya tidak sebesar yang diperlukan untuk mendirikan sebuah toko nyata, masih tetap diperlukan tingkat keseriusan yang sama.
Ini termasuk alokasi anggaran iklan, operasional, dan lain sebagainya, layaknya sebuah bisnis di dunia nyata.
Bila tidak mengerti benar langkah yang sepantasnya diambil, cobalah untuk bertanya atau meminta rekomendasi dari pelaku bisnis terdahulu.






Tag : MATA KULIAH
0 Komentar untuk "ECOMERCE"

INFO NEWS UPDATE

loading...
Back To Top